Silabus Hukum Internasional

Kompetensi Dasar I

  1. 1. Istilah Hukum Internasional
  2. 2. Pengertian Hukum Internasional
  3. 3. Sejarah Perkembangan Hukum Internasional
  4. 4. Hubungan Hukum Internasional dan Hukum Nasional
  5. 5. Dasar mengikatnya Hukum Internasional
  6. 6. Subyek Hukum Internasional
  7. 7. Sumber Hukum Hukum Internasional

Kompetensi Dasar II

  1. 1. Wilayah Negara
  2. 2. Pengakuan
  3. 3. Suksesi negara
  4. 4. Yurisdiksi

Kompetensi Dasar III

  1. 1. Hubungan antarnegara (perang dan damai)
  2. 2. Penyelesaian sengketa internasional
  3. 3. Pertanggungjawaban negara

Kompetensi Dasar IV

  1. 1. Hukum Internasional dan Hak Asasi Manusia (Human Rights)
  2. 2. Hukum Internasional dan Perdagangan Internasional
  3. 3. Hukum Lingkungan Internasional
  4. 4. Hukum Internasional dan Kejahatan Internasional

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

FAKULTAS HUKUM

SILABUS

Program Studi                   : Ilmu Hukum

Kode Mata Kuliah            : G2

Mata Kuliah                        : Hukum Keluarga dan Kehartaan Islam

Bobot                                    : 2 SKS

Semester                            : VI

Standar kompetensi       : Mahasiswa dapat menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan  Hukum Perkawinan dan Waris Islam yang berlaku di Indonesia

Kompetensi Dasar

Indikator

Pengalaman Belajar

Materi Pokok dan Sub Materi Pokok

Alokasi Waktu

Sumber/Bahan/Alat

Penilaian

1.    Menjelaskan Hukum Perkawinan Islam yang berlaku di Indonesia

Mendefinisikan pengertian perkawinan menurut hukum islam

Menjelaskan perkawinan menurut UU no.1 Tahun 1974 dan KHI

Menjelaskan Tujuan perkawinan dalam Islam

Menjelaskan hukum melakukan perkawinan dalam Islam

Menjelaskan keabsahan perkawinan menurut hukum Islam, dan perundangan di Indonesia

Menyebutkan syarat-syarat dan rukun perkawinan dalam Islam

Menyebutkan dan menjabarkan asas-asas hukum perkawinan dalam Islam

 

Menjelaskan keutamaan memilih jodoh yang tepat

Menjelaskan masalah hukum peminangan, dalam hukum Islam dan KHI

Menjelaskan tentang ketentuan larangan dan pembatalan dalam perkawinan

Menjelaskan prinsip perkawinan harus berdasar suka sam suka /kerelaan

Menjelaskan harus adanya persaksian dalam kawinan Islam

Menjelaskan tentang wali nikah

Menjelaskan tentang batasan umur perkawinan menurut hukum Islam dan Undang-Undang

Menyebutkan pengertian dan kedudukan mahar dalam perkawinan

Menjelaskan tentang tidak di tentukan batas waktu tertentu dalam perkawinan

Menjelaskan kebebasan mengajukan syarat

Mengidentifikasikan permasalahan perkawinan islam yang berlaku secara normatif dan yuridis formil di Indonesia

Mendiskusikan dan mendefinisikan tujuan perkawinan  dalam Islam dan dalam perundangan yang berlaku di Indonesia

Mendiskusikan dan membandingkan perbedaan keabsahan hukum perkawinan Islam menurut hukum Islam dan perundangan negara

Memberikan contoh-contoh hukum melakukan perkawinan menurut pendapat berbagai madzhab

Mengindentifikasikan syarat-syarat dan rukun perkawinan dalam Islam

 

Mengidentifikasikan asas-asas hukum perkawinan islam yang berlaku di Indonesia

Mengidentifikasikan tata cara pemilihan jodoh yang tepat menurut hukum Islam

Mendefinisikan pengertian peminangan dan mengidentifikasikan sumber dan landasan hukum Islam

Mendiskusikan tentang larangan dan pembataln perkawinan dalm Islam

Menelaah pengertian prinsip kerelaan dan kaitannya dengan kewenangan wali mujbir dalam perkawinan Islam

Menyebutkan contoh-contoh asas-asas hukum Islam diberbagai ruang lingkup hukum Islam

Mengidentifikasikan syarta-syarat perkawinan diantaranya harus ada wali bagi mempelai perempuan dan saksi

Mendiskusikan batasan umur dalam perkawinan

Menjelaskan tentang pengertian mahar dan ketentuannya dalam perkawinan

Mendiskusikan maslah kawin kontrak

Mendiskusikan adanya kebebasan mengajukan syarat dalam perkawinan

 

Tinjauan tentang perkawinan

A.        Pengertian Perkawinan

B.        Tujuan Perkawinan

C.        Hukum melakukan perkawinan

D.        Dasar-dasar hukum Perkawinan

Keabsahan Perkawinan menurut undang-undang

A.        Sahnya perkawinan menurut hukum Islam

B.        Sahnya perkawinan menurut Undang-undang

 

 

Syarat-syarat dan rukun Perkawinan dalam KHI

A.        Syarat mempelai

B.        Wali nikah

C.        Saksi dalam Perkawinan

D.        Ijab dan Qabul

Prinsip-prinsip perkawinan Islam

A.       Memilih jodoh yang tepat

B.        Perkawinan dilakukan dengan peminangan

C.        Ada ketentuan tentang larangan perkawinan

D.       Perkawinan didasarkan atas suka sama suka

E.        Ada persaksian dalam perkawinan

F.        Perkawinan tidak ditentukan dalam waktu tertentu

G.       Ada kewajiban mahar

H.       Ada kebebasan mengajukan syarat dalam akad nikah

1x100x4

Mohd idris ramulyo,2002,hukum Perkawinan Islam,PT Bumi Aksara, Jakarta hal;1-88

Ahmad Rofiq,2000,Hukum islam di Indonesia,Jakarta,Raja Grafindo Persada

Ahmad Azhar Basyir,2004,Hukum Perkawinan Islam,UII Press,Hal.11-35

Kehadiran

Keaktifan

Kreatifitas

Tugas-tugas

Rasionalitas

Kuis

 

 

2.    Menjelaskan tentang putusnya perkawinan dan akibat hukumnya

Menjelaskan tentang sebab putusnya perkawinan menurut KHI

Menyebutkan dan menjelaskan tata cara perceraian

Menjelaskan tentang masa iddah

Menjelaskan tentang pengertian dan tata cara rujuk

Menjelaskan harta kekayaan dalam Perkawinan

Menjelaskan pemeliharaan anak dan tanggung jawab terhadap anak apabila terjadi perceraian

Menyebutkan tanggung jawab suami istri

Menyebutkan dan menguraikan tentang ketentuan kawin hamil dan poligami dalam KHI

 

Mengidentifikasikan sebab-sebab putusnya perkawinan menurut KHI danndang-undang

Mengidentifikasikantata cara perceraian

Mendiskusikan pengertian mas iddah dan ketentuannya menurut hukum Islam dan KHI

Mendiskusikan pengertian rujuk, macam rujuk, dan tata cara rujuk

Mengidentifikasikan harta kekayaan dalam perkawinan

Mengidentifikasikan pemeliharaan dan tanggungjawab terhadap anak apabila terjadi perceraian

Mendiskusikan tentang tanggungjawab suami istri dalam rumah tangga

Mendiskusikan tentang permaslahan kawin hamil dan poligami

 

Putusnya Perkawinan

A.        Sebab putusnya perkawinan menurut hukum Islam

B.        Sebab putusnya perkawinan menurut KHI dan UU no.1Tahun 1974

Tata cara perceraian

Ketentuan masa tunggu (iddah) menurut ketentuan Islam dan KHI

Pengertian rujuk dan tata caranya

Harta kekayaan dalm perkawinan

Pemeliharaan dan tanggung jawab anak bila terjadi perceraian (hadhanah)

 

 

1x100x3

Mohd Idris Ramulyo,2002,PT Bumi Akasara,Jakarta,hal1-88

Ahmad Rofiq,2000,Hukum Islam di Indonesia,Jakarta,Raja Grafindo Persada,hal35-169

Ahmad Azhar Basyir,2004,hukum PerkawinanIslam,UII Press hal40-65

Kehadiran

Keaktifan

Kreativitas

Tugas-tugas

Rasionalitas

Ujian KD2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.    Menjelaskan tentang hukum waris dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI)

Menjelaskan ketentuan umum tentang hukum kawarisan

Menjelaskan kedudukan hukum waris

Menjelaskan hak-hak yang berhubungan dengan harta peninggalan

Menjelaskan tentang sebab-sebab terjadinya warisan

Mendiskusikan tentang hukum kewarisan yang berlaku di Indonesia

Mendefinisikan kedudukan hukum waris

Memberikan contoh perkembangan pemikiran hukum waris Islam di Indonesia

Mengidentifikasikan hak-hak yang berhubungan dengan harta waris menurut Khi

Mengidentifikasiakan sebab terjadinya waris

 

Hukum waris Islam (faroid)

A.   Kedudukan hukumnya

B.    Sumber Hukumnya

Beberapa hak yang berhubungan dengan harta waris

Sebab-sebab terjadinya Waris

1x100x3

Ahmad Rofiq,2000,Hukum Islam di Indonesia,Jakarta,Raja Grafindo Persada,hal 200-343

Ahmad Azhar Basyir,2004,hukum PerkawinanIslam,UII Press hal 69-112.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.    Menjelaskan prinsip-prinsip pembagian waris dan cara menghitung pembagian waris menurut hukum islam dan KHI

Menjelaskan tentang prinsip-prinsip hukum waris Islam

Menjelaskan tentang ketentuan bagian ahli waris.

Menjelasan tentang ahli waris

Menjelaskan perhitungan membagi harta waris Islam menurut kompilasi hukum Islam (KHI)

Mendiskusikan prinsip-prinsip hukum waris Islam dalam kompilasi hukum Islam

Mengidentifikasi ahli waris menurut KHI

Mengidentifikasi ketentuan bagian ahli waris

Mempraktekkan cara-cara perhitungan membagi harta waris menurut KHI

Prinsip-prinsip hukum waris Islam

Macam-macam ahli waris

Ketentuan bagian ahli waris

Perhitungan membagi garta waris:

Asal masalah

Masalah aul

Masalah radd (kebalikan dari aul)

Apabila terjadi sisa maka ada beberapa pendapat  (taskhih (koraksi)

Asal masalah

1x100x3

Ahmad Rofiq,2000,Hukum Islam di Indonesia,Jakarta,Raja Grafindo Persada,hal 200-343

H. Sulaiman Rasjid, 2005, Fiqih Islam, Sinar Baru, algesindo, Bandung hal. 346-371

Amir Syarifudin, 2005, Hukum Kewarisan Islam, Kencana, Jakarta, hal. 5 – 155.

 

Rasionalitas

Keaktifan

Ujian KD 4

 

 

Catatan

Alokasi waktu perkuliahan sebanyak 14 kali, dengan perincian sebagai berikut:

a.       12 kali pertemuan tatap muka

b.      2 kali untuk ujian KD 2 dan ujian KD 4.